Tentang NTI
Negeri Ternak Indonesia merupakan Organisasi Non Pemerintah yang ingin turut berpartisipasi dalam pengembangan peternaka...
Program: Pemberdayaan Peternak, Riset Peternakan Terapan, Pemasaran Ternak, Investasi untuk Peternak, Akikah Terbaik, Ku...
Special Program: Akikah Terbaik dan Kurban Terbaik.
RSS
Jul 21
Kabar
Pemandirian Ponpes Sirojutthaalibiin Melalui Program CSR Aqua Mekarsari Peningkatan Ekonomi Berbasis Santri PDF Print E-mail

NEGERITERNAK.COM. Sukabumi-Program Peningkatan Ekonomi Berbasis Santri (selanjutnya disebut-PEBS) adalah program yang diinisiasi oleh CSR PT Aqua Golden Mississippi Mekarsari Sukabumi di Pondok Pesantren Sirojutthaalibin Kp. Kubang Desa Babakanpari Kec. Cidahu Kab. Sukabumi. Program ini menjadi salah satu bentuk perwujudan tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat yang ada disekitar perusahaan. Program ini dimulai tahun 2016 dalam bentuk pendampingan intensif dengan mitra pelaksana program Yayasan Negeri Ternak Indonesia.

PEBS adalah sebuah program pembinaan kewirausahaan santri melalui usaha peternakan, pertanian organik dan budidaya ikan lele. Tujuannya adalah menumbuh kembangkan jiwa entrepreneurship di kalangan santri sehingga harapan ke depannya lulusan pesantren ini selain mendapat bekal pengetahuan terutama ilmu agama, sekaligus bekal keterampilan wirausaha.

Tahun 2017 menjadi tahun kedua program PEBS dan telah melaksanakan berbagai kegiatan sesuai perencanaan awal sampai pada aktivitas penutup yakni seremonial serah terima program. Dalam acara serah terima program yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Sirojutthaalibin, Manager SR-CSR Andi Suhandi menjelaskan bahwa pada tahun 2016 program ini menfokuskan pada usaha peternakan domba yang diintegrasikan dengan pertanian organik,yang kemudian dilanjutkan dengan pengembangan pemanfaatan dan pengelolaan kotoran domba menjadi Biogas dan ada juga pengembangan budidaya ikan lele ditahun 2017. Sementara pendamping program Aziz Kamiludin menambahkan selain kegiatan pengembanagn usaha yang terintegrasi antara peternakan, pertanian dan perikanan, program ini juga memberi perhatian khusus pada kondisi sanitasi lingkungan pondok pesantren dengan menyediakan sarana MCK yang layak untuk para santri dan pembekalan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan menggandeng pihak Puskesmas Cidahu.

Kegiatan seremonial serah terima program dihadiri oleh perwakilan pemerintah Desa Babakanpari, Camat Cidahu, Puskesmas dan Kapolsek Cidahu. “Program ini dapat menjadi pembelajaran bagi program-program pemberdayaan ekonomi yang lain, selama dua tahun berjalan, terlihat perkembangan yang baik. Kami berharap generasi santri kedepan bukan hanya pandai berdakwah dan mengaji juga pandai berwirausaha, hal ini juga diperlukan sebagai bekal ibadah didunia ini” Tutur Ading Ismail, Camat Cidahu.

H. Agus salah seorang tokoh masyarakat setempat berharap Ponpes Sirojutthaalibin dapat membagikan ilmu tentang peternakan dan budidaya lele ini ke masyarakat sekitar, khususnya masyarakat Kp Kubang. Sementara itu, Sanitarian Puskesmas Cidahu Novi A.G. berpesan kepada santri Ponpes Sirojuthaalibin agar tetap disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan Pondok Pesantren.

Diakhir acara dilaksanakan penandatanganan berita acara dan piagam serah terima program PEBS oleh perwakilan PT Aqua Golden Mississippi Mekarsari dan pimpinan pondok pesantren dilanjutkan penyerahan program secara simbolik oleh PT Aqua Golden Mississippi kepada Pondok Pesantren Sirojutthaalibin. “Ini adalah amanah kami, insya Allah kami akan menjalankan program ini sehingga kedepannya bisa lebih berkembang lagi”, tutur Ustadz Rosyad selaku pimpinan Pondok Pesantren Sirojutthalibin.

 

 
Aqua Mekarsari Membangkitkan Ekonomi Lokal Berbasis Santri Melalui Program CSR PDF Print E-mail

NEGERITERNAK.COM. Sukabumi—PT. Aqua Golden Misissippi pabrik Mekarsari dalam menjalankan bisnis perusahaannya juga senantiasa berkomitmen dalam melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility-CSR) dalam rangka memberdayakan lingkungan sekitar operasional perusahaan melalui program pemberdayaan masyarakat, yang salah satunya melalui program pendampingan intensif peningkatan ekonomi berbasis santri atau PEBS dengan melibatkan Yayasan Negeri Ternak Indonesia sebagai mitra pendampingan program. Program PEBS menjadikan komunitas pesantren sebagai sasaran program. Program PEBS dilaksanakan di pesantren Shirojuttholibin yang terletak di Kp. Kubang tepat berbatasan dengan panel sumber air pabrik Aqua yaitu sumber Kubang. Program PEBS dimulai sejak tahun 2016 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 30 orang dan saat ini merupakan program lanjutan untuk tahun ke dua dengan jumlah penerima manfaat bertambah menjadi 50 orang. Program PEBS mengusung pola entrepreuneurship dengan menerapkan konsep pertanian terintegrasi mulai dari hulu ke hilir berbasis peternakan yang mencakup pengembangan peternakan domba sehat, pengolahan kompos, dan pertanian organik menjadi komponen program di tahun pertama. Program PEBS di tahun kedua ini melanjutkan konsep integrasi pertanian tahun pertama berupa pengolahan kotoran domba menjadi bahan bakar alternatif berupa biogas dan menambah komponen program berupa budidaya ikan lele.

Selain aktifitas on farm baik peternakan, pertanian maupun perikanan program PEBS juga dilengkapi dengan aktifitas off farm untuk mendukung aktifitas on farm yang dilakukan. Aktifitas off farm ini berupa kegiatan peningkatan kapasitas komunitas pesantren baik yang mendukung langsung aktifitas on farm seperti pembekalan manajemen pemasaran, pembekalan teknis pemeliharan domba, pertanian sayur organik, perikanan maupun upaya pembenahan tata lingkungan pesantren seperti perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) berupa pengelolaan sampah, penyediaan tempat sampah, penyediaan MCK berseptik tank, pemicuan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) dan lain sebagainya dengan melibatkan pihak Puskesmas Kecamataan Cidahu.

Program PEBS ini juga menjadi percontohan (Pilot Project) untuk program ekonomi berbasis potensi lokal di Mekarsari dan sekitarnya. Adanya program PEBS ini diharapkan dapat menumbuh kembangkan jiwa wirausaha (entrepreuneur) di kalangan santri, sehingga harapan ke depannya lulusan pesantren Shirojuttholibin ini memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan disamping ilmu agama sebagai bekal terjun di masyarakat.

“Semoga program ini dapat bermanfaat bagi santri shirojuttholibin khususnya dan bagi masyarakat Kp. Kubang Desa Babakanpari umumnya sehingga ke depannya dapat memicu tumbuhnya usaha-usaha lokal yang mandiri dan berkelanjutan” ujar Aziz Kamiludin selaku pendamping lapang.

Ust. Abdul Rosyad Albahtiar selaku pengasuh sekaligus pemilik pesantren Shirojuttholibin senantiasa mengucap rasa syukur kepada Allah SWT dan terimakasih kepada Aqua Golden Mississippi pabrik Mekarsari atas perhatian dan kepedulian terhadap pesantren dengan adanya bantuan program PEBS yang sangat bermanfaat terutama untuk para santri. “Pesantren Shirojuttholibin tidak memungut biaya ke para santri sehingga pengelolaan pesantren minimal kebutuhan operasional harian santri hanya mengandalkan kemampuan saya dan donatur kalo ada sehingga lebih banyak prihatinnya makan cukup dengan sambal saja namun semenjak ada bantuan program dari Aqua, Alhamdulillah sudah mulai ada perbaikan gizi dari hasil budidaya sendiri disamping bekal ilmu kewirausahaan yang tidak ternilai harganya buat pesantren terutama para santri” ucap ust. Abdul Rosyad Albahtiar.

 

 
Pelatihan Konservasi Untuk Mitra Pendampingan Program CSR Aqua PDF Print E-mail

NEGERITERNAK.com, Bogor-PT Tirta Investama Pabrik Cianjur selanjutnya disebut Aqua Cianjur selain menjalankan aktivitas bisnisnya juga konsisten dengan kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang berada disekitar oparasional perusahaan. Kepedulian ini diwujudkan dalam berbagai bentuk kegiatan nyata yang sudah dilaksanakan sejak perusahaan berdiri melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility-CSR. Salah satu kegiatan nyata CSR tersebut adalah kegiatan penghijauan lingkungan atau biasa disebut konservasi. Kegiatan konservasi ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan baik kondisi lingkungan di sekitar operasional pabrik Aqua Cianjur maupun di daerah resapan air (recharge area) dimana tutupan lahannya yang kurang dari 30% .

Kondisi semakin berkurangnya jumlah tutupan lahan ini tentu akan memberikan dampak negatif bukan hanya bagi masyarakat namun juga bagi lingkungan itu sendiri. Tanah longsor, banjir, kekeringan, semakin berkurangnya ketersediaan cadangan air tanah menjadi beberapa dampak yang disebabkan oleh semakin berkurangnya tutupan lahan. Hal tersebut disebabkan karena semakin berkurangnya tutupan lahan akan semakin berkurang pula tingkat resapan air ke dalam tanah, mengingat salah satu fungsi tanaman adalah menyerapkan air ke dalam tanah.

Disisi lain, kegiatan konservasi yang dilaksanakan oleh Aqua Cianjur juga melibatkan beberapa mitra pelaksana salah satunya adalah Yayasan Negeri Ternak Indonesia. Adanya kemampuan konservasi yang beragam baik di tim CSR pabrik maupun mitra pelaksana sehingga diperlukan media pelatihan yang bisa menstandarkan pelaksanaan konservasi sekaligus meningkatkan pemahaman tentang strategi konservasi bagi tim CSR pabrik dan mitra pelaksana sehingga dalam pelaksanaan konservasi kedepannya akan lebih efektif dan efisien.

Menjawab kebutuhan tersebut maka Aqua Head Office (HO) yang diwakili oleh Lucy Nawaningtyas selaku SusDev Regional Manager dan Arman Abdurrohman selaku manajer program konservasi sekaligus pemateri pelatihan konservasi menginisiasi pelatihan konservasi selama 2 hari tanggal 11-12 Oktober 2017 bertempat di Aqua site Sentul yang berlokasi di Kawasan Industri Sentul. Pelatihan konservasi ini diikuti salah satunya Yayasan Negeri Ternak Indonesia yang diwakili oleh Abdul Rohim selaku fasilitator lapangan dan Jumadi selaku manajer program.

Pelatihan konservasi ini terdiri dari pemaparan teori dan praktek lapang. Pemaparan teori berupa penjelasan tentang: penggunaan aplikasi google earth untuk membuat peta luasan dan profil area imbuhan termasuk tutupan lahan; cara mengukur jumlah resapan air menggunakan media sumur resapan, waterpond, sumur imbuhan, tampungan air, rorak, lubang biopori, panen air hujan dan plot erosi. Selain pemaparan teori pelatihan konservasi juga diisi dengan praktek lapang berupa membuat dan mengukur luas area di google earth serta memetakan tata guna lahan wilayah sekitar pabrik Aqua Cianjur, membuat alat ukur cuaca sederhana, menghitung curah hujan, praktek menggunakan alat biopori mesin dan manual, menghitung daya serap air lubang biopori dengan ukuran diameter yang berbeda.

Adanya pelatihan konservasi ini telah memberikan ilmu praktis konservasi dan meningkatkan pemahaman standar konservasi Aqua bagi peserta pelatihan terutama mitra pelaksana konservasi sebagai bekal untuk menjalankan, mengawal dan menyajikan data yang tepat dan benar terhadap pelaksanaan program konservasi yang dijalankan oleh Aqua.

“Pelatihan-pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan terutama oleh mitra pelaksana program agar ada standarisasi yang sama antara konsep program yang ada di Aqua dengan pelaksanaan program dilapangan sehingga program dapat berjalan dengan baik sesuai standar yang ditetapkan Aqua untuk kebermanfaatan bagi masyarakat dan lingkungan” ujar Abdul Rohim salah satu peserta pelatihan konservasi.

 

 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 4