Panen Perdana Lele Bioflok Unit Usaha Tani Sentra Pertanian Terpadu Sri Asih 2

 Panen Perdana Lele Bioflok Unit Usaha Tani Sentra Pertanian Terpadu Sri Asih 2

NEGERITERNAK.COM-Program Kampung Lestari merupakan program pemberdayaan masyarakat (Comdev) di Kampung Papisangan Desa Caringin yang diinisiasi oleh PT Aqua Golden Mississippi Pabrik Mekarsari (Aqua Mekarsari). Menggandeng Negeri Ternak Indonesia sebagai mitra pendampingan program salah satu fokus program yang dijalankan adalah  pengembangan unit usaha tani yang yang berada di bawah pengelolaan sentra pertanian terpadu Poktan Sri Asih2. Unit usaha tani yang dikembangkan antara lain unit usaha budidaya lele bioflok dan juga unit usaha tani budidaya jamur tiram. Pengembangan unit usaha tani ini dijalankan oleh anggota kelompok di masing-masing unit usaha tani.

Unit usaha tani budidaya lele bioflok mulai dijalankan pada bulan Mei 2020 melalui beberapai rangkaian kegiatan pendahuluan seperti pelatihan peningkatan kapasitas anggota kelompok terkait teknis budidaya lele bioflok, pembangunan saung dan 10 kolam bioflok, pelatihan pembuatan pakan alternatif dan penyiapan kelengkapan budidaya. Sekitar minggu ke 2 Agustus 2020 anggota kelompok melakukan tebar bibit lele ke dalam 9 kolam bioflok sementara yang 1 kolam difungsikan sebagai kolam seleksi. Proses budidaya lele bioflok dilakukan bersama antara anggota kelompok dengan pendampingan dari fasilitator program. Setiap aktivitas terkait dengan budidaya dilakukan pencatan termasuk kejadian yang terjadi seperti proses seleksi, kematian dan pemberian pakan. Target budidaya lele bioflok perdana ini selain untuk manfaat ekonomi namun juga manfaat ilmu pengetahuan bagi anggota kelompok.

Kegiatan budidaya lele bioflok berjalan selama kurang lebih 3 bulan dan pada minggu ke 2 November 2020 anggota kelompok Budidaya lele bioflok yang beranggotakan 9 orang di unit usaha tani Sri Asih II Kp Papisangan Desa Caringin Kec. Cicurug, Sukabumi berhasil melakukan panen lele perdana dengan total lele 467 Kg. Angka tersebut menunjukan proses budidaya berjalan cukup baik, diharapkan pada periode budidaya berikutnya mampu menghasilkan hasil panen yang lebih baik.

Selain mampu melakukan panen perdana budidaya lele bioflok, anggota kelompok juga mampu memproduksi pakan alternatif sendiri. Untuk saat ini, pemasaran hasil panen budidaya lele dijual kepada pengepul lele sekitar Cicurug-Sukabumi untuk memenuhi kebutuhan local. Harapan ke depannya unit usaha tani budidaya lele Poktan Sri Asih II Desa Caringin mampu menghasilkan hasil panen lele dengan volume yang lebih besar lagi sehingga mampu menembus pasar luar wilayah. Selain itu juga diharapkan dapat menjual lele selain dalam bentuk segar juga mampu membuat produk makanan olahan berbahan baku lele seperti abon dan frozen lele bumbu kuning sehingga dapat meninggkatkan pendapatan anggota kelompok tani.

Lili Aliansyah, salah seorang anggota unit usaha tani budidaya lele menyampaikan harapannya yaitu selain mampu melakukan budidaya pembesaran lele dimasa berikutnya mampu memijahkan lele dengan mandiri tanpa harus membeli bibit lele dari luar sehingga dapat lebih efisien.(MRA-JMD)