Tidak Sekadar Membangun, AQUA Cianjur Memastikan Manfaat Berkelanjutan Sarana Air Bersih Bagi Masyarakat

 Tidak Sekadar Membangun, AQUA Cianjur Memastikan Manfaat Berkelanjutan Sarana Air Bersih Bagi Masyarakat

Cianjur –PT Tirta Investama (AQUA) Cianjur bersama Yayasan Negeri Ternak Indonesia (YNTI) sebagai mitra pelaksana program terus berupaya meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air bersih melalui pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) salah satunya di Kampung Babakan RT 01/01 Desa Gekbrong, Kec. Gekbrong Kab. Cianjur. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Water Access, Sanitation & Hygiene (WASH) yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan akses air bersih yang layak, aman, dan berkelanjutan.

Pelaksanaan program diawali dengan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada Mei 2026 kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan setempat, termasuk Pemerintah Desa dan Puskesmas. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai program, mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, serta membangun komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan dan keberlanjutan sarana air bersih yang akan dibangun.

Sebagai langkah penguatan manajemen pengelolaan dan partisipasi masyarakat, dilakukan pembentukan kelembagaan Kelompok Pengelola Sarana Air Bersih (KPSAB) melalui musyawarah bersama warga Kp. Babakan Desa Gekbrong pada tanggal 12 Juni 2026. Kelompok ini dibentuk untuk menjadi garda terdepan dalam pengelolaan, operasional, dan pemeliharaan sarana air bersih mulai dari persiapan sampai pembangunan selesai dilaksanakan. Keberadaan KPSAB diharapkan dapat memastikan sarana yang dibangun tetap berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Selain pembentukan kelompok, YNTI juga memfasilitasi pelatihan manajemen dan tata kelola sarana air bersih bagi pengurus dan anggota KPSAB. Kegiatan ini dilaksanakan pada rentang waktu 14–27 Juni 2026 di rumah warga yang tersebar di lima lokasi, yaitu Kampung Babakan, Kampung Cimaja, Kampung Jati, dan Kampung Pauntas di Desa Gekbrong, serta Kampung Bojongsari di Desa Cikancana. Materi pelatihan mencakup pembagian tugas dan tanggung jawab pengurus, administrasi kelompok, mekanisme pemeliharaan sarana, pengelolaan iuran, serta pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sarana air bersih. Melalui kegiatan ini, para peserta berhasil menyusun rencana pengelolaan dan pemeliharaan sarana sebagai langkah awal untuk mendukung keberlanjutan layanan air bersih di masing-masing wilayah.

Tahapan berikutnya adalah pelaksanaan survei teknis untuk mengidentifikasi potensi sumber air dan menentukan lokasi pengeboran yang optimal, yang dimulai pada 15 Juni 2026. Berdasarkan hasil survei, teridentifikasi titik yang direkomendasikan untuk pengeboran dengan perkiraan kedalaman sumber air sekitar 60 meter. Menindaklanjuti hasil tersebut, kegiatan pengeboran sumur air bersih mulai dilaksanakan pada 16 Juni 2026 sebagai upaya meningkatkan kapasitas penyediaan air bersih bagi masyarakat Kampung Babakan yang selama ini menghadapi keterbatasan debit air akibat meningkatnya jumlah pengguna. Hingga saat ini, proses pengeboran masih berlangsung dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan akses air bersih yang lebih memadai bagi masyarakat. Melalui pembangunan sarana air bersih ini, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara lebih merata, aman, dan berkelanjutan.

Supriadi, ketua KPSAB Subur Makmur Kp. Babakan, menyambut baik pelaksanaan program tersebut “Selama ini masyarakat menghadapi keterbatasan pasokan air bersih karena debit air yang tersedia belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh warga. Kami sangat bersyukur atas hadirnya program ini yang tidak hanya menghadirkan sarana air bersih, tetapi juga memberikan pendampingan kepada masyarakat melalui sosialisasi, pembentukan kelompok, dan pelatihan tata kelola. Dengan bekal pengetahuan yang kami peroleh, masyarakat diharapkan mampu mengelola dan merawat sarana air bersih secara mandiri. Kami berharap manfaatnya dapat dirasakan oleh warga dalam jangka panjang,” ujarnya.

Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kapasitas dan partisipasi masyarakat sebagai pengelola utama sarana yang dibangun. Melalui pendekatan berbasis masyarakat, YNTI dan PT Tirta Investama (AQUA) Cianjur berharap keberadaan Sarana Air Bersih di Kampung Babakan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap kebutuhan dasar air bersih.

Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah setempat, YNTI, dan PT Tirta Investama (AQUA) Cianjur menjadi bukti nyata bahwa penyediaan akses air bersih yang berkelanjutan dapat diwujudkan melalui kerja sama berbagai pihak. Diharapkan program ini mampu memberikan dampak positif yang luas dan menjadi inspirasi bagi upaya peningkatan akses air bersih di wilayah lainnya.[SNF-JMD]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *