Manajemen NTI

Direktur

Purnomo. Lulusan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor ini lahir dari keluarga petani peternak. Aktivitas untuk pemberdayaan masyarakat dimulai sejak dari mahasiswa.

Kemudian setelah lulus, meneruskan passion nya di dunia pemberdayaan dengan bergabung di Dompet Dhuafa Republika. Selama Dompet Dhuafa, turut mengelola dan membidani lahirnya lembaga pemberdayaan “Ternak Domba Sehat”, “Masyarakat Mandiri” dan “Kampoeng Ternak”. Kecintaan pada dunia pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kewirausahaan sosial (Social Entrepreneurship) ditekuni hingga kini.

Selain merintis dan mengembangkan Yayasan Negeri Ternak Indonesia, pernah mengembangkan “Pesantren Entrepreneur” untuk remaja lulusan SMA yang ingin menjadi wirausaha di Cianjur, Jawa Barat.

Kemudian bersama teman-temannya yang mempunyai keminatan di dunia sosial, Purnomo mengembangkan sebuah perusahaan konsultan “Social Investment Indonesia” yang bergerak dalam isu pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development), tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility), dan Social Enterprise.

Selain aktif sebagai pelatih dan fasilitator-fasilitator program pemberdayaan masyarakat, Kini juga aktif untuk mengembangkan metode-metode pengukuran-pengukuran nilai sosial (social value), seperti metode pengukuran kinerja dampak program yang sedang banyak berkembang saat ini, yaitu metode Social Return On Investment (SROI). Untuk itu saat ini juga aktif di Social Value Indonesia (SVID) dan anggota Social Value International (SVI).

Email : [email protected]

 

Manajer Program

Jumadi. Dilahirkan di kota “pertanian” Brebes. Sejak kecil terbiasa menjadi bagian dari kehidupan petani kecil. Merupakan lulusan dari Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro Semarang.

Memulai pekerjaan dibidang peternakan Breeding Farm selama 5 tahun. Setelah itu langsung bergabung dengan Negeri Ternak Indonesia. Ketertarikan untuk bergabung karena merasa di Negeri Ternak Indonesia inilah tempat yang sesuai untuk bisa berkembang baik dari sisi individu ataupun sosial. Jumadi berharap akan dapat memberdayakan dan merubah kondisi para petani-peternak kecil di Indonesia ke kehidupan yang lebih baik lagi.

Syarat dengan pengalaman mengelola program-program pemberdayaan khususnya pada kelompok-kelompok petani-peternak, seperti budidaya dan penggemukan ternak, serta program pertanian terintegrasi (integrated farming system). Juga pada program-program penyediaan sarana air bersih, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), pengembangan koperasi dan UMKM, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, dan penanganan permasalahan stunting.

Email : [email protected]