Yayasan Negeri Ternak Indonesia Raih Penghargaan Praktik Terbaik Pemberdayaan Masyarakat di DANSIF 2026

 Yayasan Negeri Ternak Indonesia Raih Penghargaan Praktik Terbaik Pemberdayaan Masyarakat di DANSIF 2026

Negeriternak.com – Danone Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat strategi keberlanjutan melalui penyelenggaraan DANSIF 2026 yang berlangsung di Holiday Inn & Suites Jakarta Gajah Mada Jakarta, 11–12 Februari 2026. Forum tahunan ini menjadi ruang konsolidasi strategi sekaligus ajang berbagi praktik terbaik implementasi program pemberdayaan masyarakat dari seluruh wilayah operasional Danone di Indonesia.

Mengusung semangat penyelarasan arah dan penguatan dampak kolektif, DANSIF 2026 menghadirkan berbagai sesi strategis mulai dari pemaparan konteks bisnis dan arah kebijakan 2026, strategi Shield & Shine dalam pengelolaan risiko regulasi, sosial dan reputasi, hingga penyusunan action plan per regional. Forum ini menegaskan bahwa kekuatan perusahaan tidak hanya terletak pada kinerja bisnis, tetapi juga pada kontribusi nyata terhadap masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan.

Market Place: Panggung Praktik Terbaik dari 4 Regional

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian dalam rangkaian acara DANSIF 2026 adalah sesi Market Place, yang menampilkan empat stan praktik terbaik implementasi program pemberdayaan masyarakat terpilih dari empat regional wilayah pabrik Danone di Indonesia. Sesi ini menjadi ruang interaktif bagi peserta untuk menggali inspirasi, berdiskusi langsung dengan mitra pelaksana, serta memahami pendekatan program yang telah terbukti memberikan dampak signifikan.

Untuk Regional Jawa Barat, program yang terpilih adalah Program Pencegahan Stunting Terintegrasi PT Tirta Investama (AQUA) Pabrik Cianjur, yang didampingi oleh Yayasan Negeri Ternak Indonesia (YNTI) sebagai mitra pelaksana.

Dalam sesi pemaparan, Yayasan Negeri Ternak Indonesia menyampaikan gambaran komprehensif mengenai program kepada para peserta DANSIF 2026. Penjelasan diawali dengan kerangka Teori Perubahan (Theory of Change) yang menjadi fondasi program, mulai dari:

  • Permasalahan awal: tingginya risiko dan prevalensi stunting di wilayah intervensi serta keterbatasan akses gizi dan edukasi keluarga.
  • Intervensi yang dilakukan: pendekatan terintegrasi penguatan gizi keluarga melalui fasilitasi kebun gizi posyandu, edukasi kesehatan dan pola asuh balita kepada orang tua balita dan ibu hamil, edukasi pencegahan stunting sejak dini kepada siswa sekolah dan remaja pra nikah, pemenuhan akses air bersih dan sanitasi serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
  • Kondisi harapan (impact): terbentuknya Posyandu Tangguh, meningkatnya literasi gizi keluarga, menurunnya risiko balita stunting, serta terciptanya sistem dukungan masyarakat yang berkelanjutan.

Selain menjelaskan konsep, YNTI juga memaparkan capaian dan dampak program Pencegahan Stunting Terintegrasi selama lima tahun implementasi (2020–2025) serta kontribusinya terhadap upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Cianjur.

Apresiasi pada Malam Awarding

Rangkaian hari pertama DANSIF 2026 ditutup dengan sesi Awarding yang berlangsung dalam suasana penuh apresiasi dan semangat kolaborasi. Pada malam tersebut, diberikan penghargaan kepada empat mitra program terpilih atas kontribusi dan praktik terbaik implementasi program di wilayah masing-masing.

Yayasan Negeri Ternak Indonesia menjadi salah satu penerima penghargaan dalam kategori Praktik Terbaik, melalui implementasi dan capaian Program Pencegahan Stunting Terintegrasi PT Tirta Investama Pabrik Cianjur yang telah berjalan konsisten selama lima tahun.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Karyanto Wibowo, Sustainable Develepment (Susdev) Director Danone Indonesia kepada perwakilan Yayasan Negeri Ternak Indonesia dan PT Tirta Investama Pabrik Cianjur. Penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi atas dedikasi dan hasil yang telah dicapai, tetapi juga menjadi tantangan positif bagi mitra untuk terus meningkatkan kualitas inovasi dan dampak program di masa mendatang.

Penghargaan tersebut juga menegaskan bahwa kolaborasi antara perusahaan dan mitra pendamping memiliki peran strategis dalam menghadirkan solusi nyata atas isu nasional seperti stunting. Lebih dari sekadar program tanggung jawab sosial, inisiatif ini menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan yang terintegrasi dengan tujuan pembangunan masyarakat.

Menuju Dampak yang Lebih Luas dan Berkelanjutan

Melalui DANSIF 2026, Danone Indonesia menunjukkan bahwa keberhasilan strategi keberlanjutan tidak hanya diukur dari perencanaan yang kuat, tetapi juga dari kemampuan mereplikasi praktik terbaik, memperkuat kolaborasi lintas wilayah, dan memastikan dampak program terus berkembang secara berkelanjutan.

Penghargaan kepada Yayasan Negeri Ternak Indonesia menjadi simbol bahwa praktik pemberdayaan masyarakat yang dirancang berbasis kebutuhan lokal, dilaksanakan secara konsisten, dan diukur dampaknya secara sistematis, mampu menjadi model inspiratif bagi wilayah lain.

Ke depan, semangat kolaborasi ini diharapkan terus menjadi energi dan motivasi bersama untuk menghadirkan program-program pendampingan masyarakat yang semakin adaptif, berdampak nyata, dan berkontribusi pada pencapaian agenda pembangunan nasional. (JMD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *