Edukasi Bijak Berplastik Sejak Dini

 Edukasi Bijak Berplastik Sejak Dini

NEGERITERNAK.COM. Sampah plastik selalu menjadi masalah utama dalam pencemaran lingkungan baik pencemaran tanah maupun laut. Sifat sampah plastik tidak mudah terurai, proses pengolahannya menimbulkan toksit dan bersifat karsinogenik, butuh waktu sampai ratusan tahun bila terurai secara alami.

Permasalahan sampah platik ini mendapat perhatian dari berbagai pihak salah satunya Danone Aqua. Sejak 5 Juni 2018, Danone Aqua melakukan peneguhan komitmen untuk menjadi pelopor penyelesaian sampah plastik di Indonesia. Disaat bersamaan untuk mewujudkan tujuan tersebut Danone Aqua dengan semangat kolaborasi dan partsipasi aktif bekerja bersama mitra dan konsumen dalam sebuah gerakan baru yang dinamakan #bijakberplastik.

Gerakan ini bertujuan untuk membangun budaya baru yaitu budaya daur ulang dan kesadaran serta keterlibatan dalam menjaga lingkungan. Dalam rangka menjaga lingkungan dan mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi limbah plastik diperlukan dukungan banyak pihak dan beberapa langkah positif yang harus dijalankan.

Sebagai implementasi komitmen Danone Aqua dalam mengatasi permasalahan sampah plastik, PT Tirta Investama Plant Cianjur (Aqua Cianjur) bermitra dengan Negeri Ternak Indonesia sebagai mitra pendampingan masyarakat, menginisiasi Program Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas di Kampung Jati Desa Gekbrong.

Melalui pelaksanaan Program Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas yang salah satu komponen penting didalamnya adalah kegiatan Edukasi Bijak Berplastik Berbasis Komunitas. Kegiatan Edukasi Bijak Berplastik ini dilakukan bersama masyarakat Kp. Jati Kec. Gekbrong pada hari Selasa tanggal 7 Juli 2020 yang dihadiri sekitar 30 peserta dari ibu rumah tangga dan juga perwakilan dari CSR Aqua Cianjur.

Pada pelaksanaannya, kegiatan ini memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pemaparan tentang dampak negatif yang ditimbulkan dari sampah dan bagaimana cara mengelola dan mengurangi pemakaian plastik. Tantangannya adalah untuk menumbuhkan kesadaran bijak berplastik pada masyarakat bukanlah hal yang mudah karena terkait kebiasaan sehari-hari.

Maka perlu waktu yang tidak sebentar untuk dapat mengubah kebiasaan tersebut. Untuk itu adanya kegiatan pendampingan ini diharapkan masyarakat bisa mengubah kebiasaan dalam memilah sampah dan bijak menggunakan  plastik di lingkungannya.

Selain ibu-ibu yang menjadi sasaran edukasi, kegiatan edukasi bijak berplastik juga dilakukan kepada anak-anak yang juga tidak bisa dilepaskan sebagi penghasil sampah plastik dari aktivitas kesehariannya. Dengan kondisi pencemaran lingkungan akibat limbah plastik yang semakin parah dan sudah menjelma menjadi masalah nasional bahkan dunia, maka penting sekali adanya kegiatan edukasi bijak berplastik kepada semua pihak yang berkontribusi terhadap keberadaan limbah plastik. Salah satunya adalah mengajarkan kebiasaan memilah dan mengelola sampah plastik kepada anak sebagai bentuk edukasi secara dini tentang bijak berplastik.

Kegiatan Edukasi Bijak berplastik kepada anak-anak dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 18 Juli tahun 2020 bertempat di Kp. Jati Desa Gekbrong dihadiri sekitar 60 peserta anak-anak. Mengajarkan kebiasaan baik pada anak relatif lebih mudah daripada mengajarkan orang dewasa. Sehingga diharapkan anak-anak akan lebih cepat tanggap terhadap pencemaran sampah plastik yang ada di sekitarnya dan tumbuhnya rasa cinta dan karakter peduli lingkungan. [LS]