Program Kampung Lestari Mandiri di Sukabumi Tahun 2020

 Program Kampung Lestari Mandiri di Sukabumi Tahun 2020

Tahun 2020, Yayasan Negeri Ternak Indonesia kembali bekerjasama dan bermitra dengan PT. Aqua Golden Mississippi Pabrik Mekarsari. Menjadi mitra pendampingan program Corporate Social Responsibility (CSR) Program Kampung Lestari Mandiri.

Program Kampung Lestari mandiri dilatar belakangi oleh adanya beberapa permasalahan yang dihadapi Desa-Desa sekitar Aqua Mekarsari khususnya Desa Caringin seperti: Tingginya angka pengangguran/ tidak memiliki pekerjaan tetap, ada sekitar 30% atau 1.716 orang pengangguran di Desa Caringin Dan sekitar 45% atau 148 orang pengangguran di Kp. Papisangan RT 03/05; Adanya pencemaran tanah dan air akibat praktek pertanian tidak ramah lingkungan, rata-rata penggunaan pupuk kimia 32.000 kg  per tahun; adanya pencemaran sampah di lingkungan serta Masih ada pesantren yang memiliki permasalahan ekonomi, sanitasi dan gizi.

Program Kampung Lestari Mandiri merupakan pengembangan ekonomi yang mencakup tiga sektor program yaitu pemberdayaan UMKM yang tergabung dalam anggota koperasi lestari mandiri, peningkatan ekonomi berbasis santri (PEBS) dan pengembangan pertanian sehat (IFS). Sektor program pemberdayaan UMKM yang tergabung dalam anggota koperasi lestari mandiri masih memfokuskan pada dua aspek utama yaitu pembenahan kelembagaan koperasi terutama kepengurusan koperasi dan pengembangan usaha bisnis koperasi terutama pemasaran produk UMKM anggota koperasi. Sektor program peningkatan ekonomi berbasis santri (PEBS) sudah masuk ke tahapan pemandirian program sehingga fokus kegiatannya adalah penguatan kelembagaan santri dan keberlanjutan usaha ekonomi santri pesantren Sirojutthalibin dan merintis replikasi ke pesantren Umdatul Falah. Sektor program pengembangan pertanian sehat (IFS) masih fokus di tahapan edukasi pertanian sehat di kelompok tani Mekar Sajiwa dan Sri Asih 2 Desa Caringin serta pengembangan unit usaha tani dalam wadah sentra pertanian terpadu berupa usaha budidaya lele bioflok, jamur tiram, domba, kelompok wanita tani (KWT) dan juga kelembagaan bank sampah.